ketika berpuasa tubuh akan menahan haus dan lapar lebih dari 12 jam. Itu artinya saat berpuasa tubuh tidak menerima asupan cairan ketika sedang beraktivitas, dan kondisi ini membuat tubuh jadi rentan mengalami dehidrasi.


Dehidrasi terjadi saat tubuh kekurangan cairan. Dehidrasi ditandai dengan munculnya gejala berupa rasa haus, warna urine lebih pekat, mulut kering, dan kelelahan. Kondisi ini bisa membuat tubuh mengalami detak jantung yang tidak teratur, pusing, infeksi kandung kemih, hingga merusak ginjal. 

Oleh karena itu, penting untuk menjaga asupan cairan untuk mencegah dehidrasi saat bulan puasa. Orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi 2,5 liter air putih setiap hari sebagai sumber cairan atau sekitar delapan gelas.

Ahli gizi dari IPB, Hardinsyah menyarankan untuk meminum air putih saat sahur dan berbuka dalam jumlah yang cukup untuk mencegah dehidrasi.

Minumlah segelas air putih ketika bangun tidur saat hendak sahur. Lalu, konsumsi segelas 2-3 gelas air putih setelah makan sahur.

Saat berbuka puasa, jangan lupa juga untuk kembali mengonsumsi segelas air putih. Lanjutkan dengan 2-3 gelas setelah makan dan satu gelas air putih sebelum tidur.