Kasus Axel, Cobaan Berat bagi Jeremy Thomas

Jeremy Thomas melaporkan kasus penganiayaan anaknya (Adrian Putra/bintang.com)

Lewat insta Story miliknya, Ina juga meluapkan kepedihannya sebagai seorang ibu dengan menuturkan kronologi kejadian versi anaknya. “Sedih waktu Matthew tanya saya begini, ‘Ma kenapa dari ribuan anak harus Matthew yang diginiin, Matt salah apa. Matthew cm orang biasa bukan penjahat. Matt pikir perampok. Jd Matt lari kencang hape Matt buang, biar di ambil hapenya, tapi Matt ditembakin dgn pistol 4x di jalan… Matt bisa mati ma, untung Matt nggak kena’, hancur hati saya sebagai ibu, semoga oknum yg di duga polisi ini dapat di adili, seadil-adilnya amin,” tulis Ina dalam akun Insta Story miliknya.

Berbekal curhat sang anak juga, Jeremy dan Ina Thomas, kukuh jika anaknya tidak terlibat narkoba seperti yang disangkakan pihak kepolisian.

Anak pesinetron Jeremy Thomas, Axel Matthew menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) pada Selasa malam (18/7/2017). Keluar dari RSPI, anak sulung Jeremy itu menutupi wajahnya dengan masker dan jaket. (Deki Prayoga/Bintang.com)

Jeremy Thomas dan Ina Thomas akhirnya harus mengakui anaknya bersalah setelah polisi menetapkan Axel sebagai tersangka kasus psikotropika dengan dua alat bukti kuat. Terlebih setelah dilakukan pemeriksaan, Axel mengakui bahwa dirinya melakukan transfer untuk memesan Happy Five.

Sebagai tersangka kasus psikotropika, Axel pun harus mendekam di rutan Polda Metro Jaya terhitung Rabu, 20/7/2017) sampai berkasnya dinyatakan lengkap.

Jeremy Thomas dan Axel Matthew Thomas (Instagram/@jeremythomas_jt)

Keadaan itu, tentu membuat Jeremy terpukul. Namun sebagai orangtua, ia menjelaskan bahwa ada sebuah resiko yang harus dihadapi dengan baik dan bijak. Sepahit apapun, Jeremy mengatakan kenyataan itu harus dihadapinya dengan mengikuti prosedur hukum yang ada.

"Ini cobaan buat keluarga kami, ini suatu hal yang tidak baik bagi keluarga kami. Namun sebagai kepala keluarga, saya di sini ingin memberi support dalam keadaan apapun kepada Axel putra saya. Dan kita hargai proses hukum," ujar Jeremy Thomas.

Jeremy Thomas berharap kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran berharga bagi keluarganya, terutama bagi Axel Matthew. "Kalau Axel gagal. Kalau Axel lalai, ini kelalaian saya sebagai orangtua. Ini PR saya sebagai orangtua," ungkap Jeremy Thomas.